katalistiwa.online, melawi – Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025 di Kabupaten Melawi yang dipusatkan di Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, Kamis 5 Juni 2025 berlangsung meriah dan penuh semangat. Di balik kesuksesan acara yang dihadiri Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Kapolres AKBP Harris Batara Simbolon, Ketua DPRD Melawi, serta jajaran Forkopimda Melawi, terselip sebuah kisah menarik yang mencuri perhatian yakni kisah Mbah Warma, seorang veteran asal Cirebon yang kini menetap di Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh.
Mbah Warma, yang telah lanjut usia, turut hadir dalam kegiatan panen raya dengan semangat luar biasa. Mengenakan kopiah putih dan pakaian sederhana, ia menjadi magnet perhatian peserta acara, termasuk Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Ambril.
Suasana menjadi hangat ketika Mbah Warma, dengan logat khas Jawa dan selera humor tinggi, mulai bercengkerama dengan AKP Ambril. Salah satu ucapannya yang spontan membuat seluruh rombongan tertawa.
“Mbah ini sudah sangat tua, tapi Masih kuat Lo pak,” kata Mbah Warma dengan logat sundanya sambil tertawa lebar. Setelah itu baru Ia menjelaskan yang dimaksud kuat yakni kuat mencangkul tanah.
Kalimat jenaka itu membuat AKP Ambril tak kuasa menahan tawa. Ia pun mendekat dan menyapa Mbah Warma lebih hangat, sambil mendengar cerita perjalanan hidup Mbah Warma.
“Kehadiran Mbah Warma ini memberi warna berbeda. Beliau semangat sekali, bahkan lebih semangat dari anak muda. Kami jadi teringat bahwa semangat untuk membangun pertanian memang tak mengenal usia,” ujar AKP Ambril sambil tersenyum.
Diketahui, Mbah Warma adalah seorang transmigrasi dari Cirebon. Meski usia sudah menua, semangat Mbah Warma untuk bertani tidak pernah surut.
“Saya bangga bisa bantu panen. Walau tua, tangan ini masih bisa metik jagung, Mas. Indonesia ini harus terus punya pangan sendiri,” kata Mbah Warma dengan mata berbinar.
Acara panen raya di Batu Buil berlangsung sukses dan menjadi bagian dari panen serentak nasional yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara daring dari Sanggau Ledo, Kalbar. Melawi turut berkontribusi dalam target panen nasional jagung kuartal II dengan hasil menggembirakan.
Setelah panen simbolis, Bupati dan rombongan Forkopimda meninjau lokasi pengeringan dan penggilingan jagung sebagai bagian dari rantai produksi pascapanen. Kerja sama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat terlihat kuat dan harmonis.
Di sela-sela kegiatan, senyum dan tawa Mbah Warma menjadi penutup hangat yang mengingatkan semua orang bahwa hasil panen bukan sekadar angka, melainkan buah dari semangat kolektif, cinta tanah, dan rasa syukur yang mendalam.













Comment