Katalistiwa.online,Pontianak – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari enam kecamatan di Kota Pontianak resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Hotel Garuda Pontianak, Sabtu (25/7).
Pelantikan tersebut meliputi pengurus MWCNU Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak Timur, Pontianak Tenggara, Pontianak Selatan, Pontianak Kota, dan Pontianak Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pontianak dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Ketua Tanfidziah PCNU Kota Pontianak, Ahmad Faruki, mengatakan pembentukan dan pelantikan pengurus MWCNU di seluruh kecamatan merupakan salah satu amanah organisasi yang harus dituntaskan.
“Salah satu tugas kami adalah membentuk dan melantik kepengurusan MWCNU di seluruh Kota Pontianak. Dengan telah dilantiknya pengurus enam kecamatan ini, kami berharap roda organisasi dapat berjalan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus MWCNU yang baru dilantik. Menurutnya, amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar untuk mengembangkan organisasi sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pengurus MWCNU se-Kota Pontianak yang telah dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan organisasi keagamaan yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. NU didirikan oleh para ulama dan pendiri pesantren yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta membimbing umat melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Nahdlatul Ulama adalah Ahlussunnah wal Jamaah. NU adalah rumah kita bersama yang harus dijaga, dirawat, dan dibesarkan melalui kebersamaan serta semangat pengabdian,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi besar Nahdlatul Ulama terhadap bangsa Indonesia. Ia menilai jasa para ulama NU dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia merupakan bagian penting dari sejarah bangsa yang tidak dapat dipisahkan.
Menurutnya, semangat kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan yang diwariskan para ulama NU perlu terus dijaga serta diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Mari bersama-sama membangun Kota Pontianak. Kami ingin Kota Pontianak menjadi kota yang mengalirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kekompakan para pengurus dan warga NU yang hadir langsung di tengah masyarakat.
“NU menjadi kuat bukan semata-mata karena struktur organisasi, tetapi karena kebersamaan dan kesediaan seluruh pengurus untuk terjun langsung melayani masyarakat,” katanya.
Selain itu ia berharap pelantikan pengurus MWCNU menjadi momentum untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
” Kepengurusan yang baru diharapkan semakin mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat serta mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di tengah kehidupan masyarakat,” pungkasnya.(wan)








Comment