katalistiwa.online, melawi – Semangat Hari Pramuka ke-65 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan Gerakan Pramuka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Melawi, M. Syaiful Khair, mengajak masyarakat Kabupaten Melawi untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi musim kemarau panjang.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cenderung kering membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, meskipun dengan alasan membuka kebun atau membersihkan lahan.
“Di momentum Hari Pramuka ke-65 ini, mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Jangan sampai karena kelalaian kita, terjadi kebakaran hutan dan lahan yang dampaknya bisa merugikan banyak orang,” ujar Syaiful Khair, Jumat 14 Agustus 2026.
Ia menegaskan, upaya mencegah Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran. Peran masyarakat sangat penting karena sebagian besar potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal melalui kepedulian dan kewaspadaan bersama.
Syaiful juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api setelah melakukan aktivitas di luar rumah, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
“Kalau melihat ada titik api, segera laporkan kepada pihak terkait. Jangan menunggu api membesar. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi kebakaran yang sudah meluas,” tegasnya.
Pramuka Harus Menjadi Pelopor Peduli Lingkungan
Syaiful Khair mengatakan, Gerakan Pramuka memiliki nilai pendidikan karakter yang sangat erat dengan kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, anggota Pramuka di Kabupaten Melawi diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus pelopor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Menurutnya, semangat Pramuka tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan perkemahan, upacara maupun berbagai kegiatan organisasi. Lebih dari itu, nilai pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pramuka harus menjadi pelopor. Kita ingin anak-anak muda memiliki kepedulian terhadap lingkungan, tidak hanya berbicara tentang menjaga alam, tetapi benar-benar melakukan tindakan nyata,” katanya.
Ia berharap momentum Hari Pramuka ke-65 dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Terlebih, dampak Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, transportasi serta kehidupan sosial.
Jaga Lingkungan, Lindungi Masa Depan
Lebih lanjut, Syaiful mengajak masyarakat Melawi untuk membangun kebiasaan sederhana yang berdampak besar terhadap kelestarian lingkungan. Mulai dari tidak membakar lahan sembarangan, menjaga kebersihan, mengurangi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, hingga ikut mengawasi lingkungan sekitar.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang memiliki lahan agar lebih berhati-hati selama musim kemarau. Jika terdapat aktivitas pembersihan lahan, masyarakat diminta mengutamakan cara yang aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran.
“Lingkungan ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi juga akan diwariskan kepada anak dan cucu kita. Karena itu, mari kita jaga bersama. Jangan sampai kepentingan sesaat justru menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar,” tuturnya.
Dalam momentum Hari Pramuka ke-65, Ketua Kwarcab Pramuka Melawi tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, Gerakan Pramuka dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga potensi Karhutla di Kabupaten Melawi dapat diminimalkan.
“Semangat Pramuka adalah semangat pengabdian. Mari kita buktikan dengan menjaga lingkungan, mencegah Karhutla dan ikut menciptakan Melawi yang aman, sehat dan lestari,” pungkasnya.













Comment