Melawi
Home » Berita » Rumah Warga di Desa Lintah Taum Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Masak

Rumah Warga di Desa Lintah Taum Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Masak

katalistiwa.online, melawi – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Melawi. Satu unit rumah milik warga di Desa Lintah Taum, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, ludes terbakar diduga akibat api dari tungku dapur yang digunakan untuk memasak. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 11.35 WIB.

Camat Tanah Pinoh Barat, Sukamto, membenarkan adanya peristiwa kebakaran rumah tinggal tersebut. Ia menyampaikan bahwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah papan milik warga setempat dan menyebabkan korban harus mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

“Benar, telah terjadi kebakaran rumah tinggal di Desa Lintah Taum. Dugaan sementara sumber api berasal dari tungku dapur untuk memasak, saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di tempat,” ujar Sukamto.

Berdasarkan laporan kejadian kebakaran rumah tinggal di Kabupaten Melawi, rumah yang terbakar diketahui milik Paulus Trisno selaku kepala keluarga, bersama istrinya Yupita dan seorang anak mereka, Zionathan Exchel Pitris, berusia 4 tahun. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Informasi kebakaran diterima pihak kecamatan pada hari yang sama sekitar pukul 13.15 WIB setelah adanya laporan dari Camat Tanah Pinoh Barat. Lokasi kebakaran berada cukup jauh dari pusat kecamatan, sehingga proses penanganan hanya melibatkan warga setempat yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

Dalam kronologis kejadian dijelaskan bahwa api pertama kali muncul dari area dapur rumah. Karena rumah terbuat dari bahan papan dan pemilik rumah tidak berada di lokasi saat kejadian, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan hingga tidak dapat diselamatkan.

“Rumah yang terbakar merupakan rumah papan, sehingga api cepat menyebar. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di rumah,” jelas Sukamto.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah dinyatakan hangus terbakar dan tidak dapat digunakan lagi. Saat ini, korban kebakaran sementara mengungsi ke rumah saudara terdekat sambil menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut.

Adapun kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan oleh korban kebakaran antara lain bantuan sembako, pakaian layak pakai, peralatan memasak, serta pakaian anak usia 4 tahun. Pemerintah kecamatan bersama pihak terkait saat ini melakukan monitoring dan evaluasi pascakejadian.

Sukamto juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi dalam penanganan kebakaran tersebut, di antaranya lokasi kejadian yang cukup jauh dari pusat kecamatan serta tidak tersedianya alat pemadam kebakaran di tingkat desa.

Pemkab Melawi Sabet WTP, Kap Law Firm Sebut Kepercayaan Publik Semakin Menguat

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat akan berperan aktif memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran. Selain itu, pemerintah kecamatan dan desa diharapkan dapat menyiapkan peralatan pemadam kebakaran sederhana guna antisipasi awal apabila terjadi kebakaran.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas memasak di dapur, serta selalu memastikan kondisi api dan peralatan masak dalam keadaan aman ketika meninggalkan rumah,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk rutin mengecek instalasi listrik dan segera mengganti kabel listrik yang sudah tidak layak pakai guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat, serta adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran di wilayah Kabupaten Melawi.

Perumdam Tirta Melawi Konsisten Berkurban, Tahun Ini Sembelih 1 Ekor Sapi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement