katalistiwa.online, melawi – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Melawi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keterbukaan Informasi Publik sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 3 Juli 2025 di Ruang Rapat Perumdam Tirta Melawi dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Melawi yang mendapatkan apresisasi dari Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Melawi, Paulus, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan pemahaman terhadap keterbukaan informasi publik, khususnya dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas dan responsif.
“Keterbukaan informasi adalah amanat undang-undang sekaligus tuntutan masyarakat. Melalui bimtek ini, kita harapkan seluruh dinas dan lembaga di Kabupaten Melawi mampu menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan secara optimal,” ujar Paulus.
Paulus juga menyampaikan pesan dari Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa yang memberika apresiasi pada Perumdam Tirta Melawi yang sudah berinisiasi menyelenggarakan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik pada seluruh OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Melawi.
Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Perumdam dalam membangun sistem pelayanan yang informatif dan terbuka.
“Sebagai BUMD yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, Perumdam Tirta Melawi ingin menjadi contoh dalam implementasi keterbukaan informasi. Kami berharap peserta bimtek dapat menyerap materi dengan baik dan menerapkannya di unit kerja masing-masing,” jelas Bambang.
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, M. Darusalam. Dalam paparannya, ia menjelaskan prinsip-prinsip dasar keterbukaan informasi publik sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008, serta peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam mengelola informasi secara profesional.
“Keterbukaan informasi publik bukan hanya soal memberikan akses, tapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Di era digital saat ini, transparansi adalah bagian penting dari pelayanan yang baik,” kata Darusalam.
Bimtek ini juga diselingi dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta dapat menyampaikan kendala dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan informasi di masing-masing instansi.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat fungsi PPID, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” pungkas Bambang. (snh)











Comment