Melawi
Home » Berita » Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran, Direktur Perumdam Cek Hydran di Kota Nanga Pinoh, Akan Bangun Titik Baru

Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran, Direktur Perumdam Cek Hydran di Kota Nanga Pinoh, Akan Bangun Titik Baru

katalistiwa.online,melawi – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah perkotaan, Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah hydran pemadam kebakaran yang tersebar di Kota Nanga Pinoh, Minggu, 19 Juli 2026

Peninjauan tersebut turut melibatkan Pemadam Kebakaran Bhakti Mulia BS-PBK Nanga Pinoh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, serta Pemadam Kebakaran Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh hydran berfungsi dengan baik sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penambahan titik hydran di kawasan yang mengalami perkembangan permukiman dan aktivitas masyarakat.

Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, mengatakan bahwa saat ini terdapat 20 titik hydran yang telah tersebar di wilayah Kota Nanga Pinoh. Keberadaan hydran tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung upaya pemadaman kebakaran agar petugas dapat memperoleh pasokan air dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat.

“Hydran merupakan fasilitas yang sangat vital dalam mendukung penanganan kebakaran. Karena itu kami bersama seluruh unsur terkait turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi setiap titik serta memetakan kebutuhan ke depan,” ujar Bambang.

Berdasarkan hasil peninjauan, lanjut Bambang, pihaknya menilai masih diperlukan penambahan sekitar 10 titik hydran baru di beberapa kawasan strategis yang dinilai memiliki tingkat aktivitas tinggi maupun pertumbuhan kawasan permukiman yang cukup pesat.

Pasokan Air Baku Brond Poring Terhenti, Perumdam Tirta Melawi Berlakukan Distribusi Bergilir

Adapun lokasi yang diprioritaskan untuk penambahan hydran meliputi kawasan Jalan Provinsi Kota Baru, Jalan Provinsi arah Sintang, Kenual, Sidomulyo, serta Parwindo.

Menurutnya, penambahan tersebut diharapkan mampu mempercepat akses air bagi petugas pemadam kebakaran apabila sewaktu-waktu terjadi musibah kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko meluasnya api dapat diminimalkan.

“Kami melihat beberapa kawasan tersebut sudah layak mendapatkan tambahan hydran. Namun seluruh rencana pembangunan tetap akan mengikuti mekanisme yang berlaku. Kami akan mengusulkan penambahan tersebut dan pelaksanaannya akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari Kuasa Pemilik Modal (KPM),” jelas Bambang.

Ia menegaskan bahwa Perumdam Tirta Melawi tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan air bersih kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung sistem penanggulangan bencana, khususnya kebakaran.

Bambang berharap sinergi antara Perumdam Tirta Melawi, BPBD, pemerintah daerah, dan seluruh organisasi pemadam kebakaran sukarela terus diperkuat sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Kasus Videotron Bermuatan Pornografi di Melawi Masuk Ranah Hukum, Khairul Atma Desak Polisi Segera Bertindak

“Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan koordinasi yang baik antarinstansi, kita berharap risiko kerugian akibat kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pemadam Kebakaran Bhakti Mulia BS-PBK Nanga Pinoh, Feby Chang, menyambut baik langkah Perumdam Tirta Melawi yang melakukan evaluasi terhadap keberadaan hydran di Kota Nanga Pinoh.

Menurutnya, keberadaan hydran memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang kecepatan petugas saat melakukan pemadaman, terutama di kawasan padat penduduk maupun pusat aktivitas masyarakat.

“Kami sangat mendukung langkah Perumdam Tirta Melawi yang melakukan pengecekan sekaligus merencanakan penambahan titik hydran. Ini merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi operasional pemadam kebakaran di lapangan,” ujar Feby Chang.

Ia berharap rencana pembangunan tambahan hydran dapat segera memperoleh persetujuan sehingga dapat direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Dilantik Bupati Jadi Kepala BKPSDM Melawi, Hendra Permana Siap Benahi Tata Kelola ASN dan Perkuat SDM Aparatur

“Semakin banyak titik hydran yang tersedia di lokasi-lokasi strategis, maka respons pemadaman akan semakin cepat. Ini tentu akan sangat membantu seluruh petugas pemadam kebakaran dalam melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak kebakaran,” pungkasnya.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement