katalistiwa.online, melawi – Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia ( GMKI ) Cabang Melawi menggelar seminar bertajuk Peran pemuda dalam membangun desa dalam terwujudnya perekonomian dan pemberantasan kemiskinan di Kabupaten Melawi
Kegiatan yang diselenggarakan di aula hotel Rajawali Nanga Pinoh, rabu (23/4) dihadiri oleh Dinas Pemberadayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Melawi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Melawi, dan 40 peserta dari perwakilan organisasi mahasiswa STKIP di Kabupaten Melawi
Kegiatan seminar kepemudaan tersebut dibuka oleh Emanuela Anggia Nilam Siswati selaku Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Poldagri dan Ormas Badan Kesbangpol Kabupaten Melawi.
Ketua panitia kegiatan Epgi Saputra Anggau mengatakan kegiatan seminar pemuda yang di laksanakan GMKI Cabang Melawi memiliki tujuan strategis untuk mengakselerasikan pembangunan desa melalui peran pemuda.
Ini selaras dengan Asta Cita Presiden yang salah satunya adalah membangun dari desa, menciptakan pemerataan ekonomi, serta memberantas kemiskinan khusunya di Melawi
“Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan, pengetahuan kepada rekan – rekan mahasiswa di Kabupaten Melawi berkaitan dengan potensi lapangan pekerjaan yang nantinya bisa di manfaatkan setelah lulus kuliah,” ujarnya.
Ketua Cabang GMKI Kabupaten Melawi, Abet Nego mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam membangun perekonomian di desa. Hal ini mengingat bahwa pemuda merupakan generasi penerus bangsa dan potensi ekonomi lebih banyak di desa.
Menurunya, selain memiliki peran untuk mengerakkan ekonomi perdesaan, pemuda juga berperan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif untuk membuat iklim investasi yang lebih baik, khususnya di Kabupaten Melawi,
Untuk itu Ia berharap para peserta seminar yang hadir dapat menerapkan dan dapat menggali potensi di desanya masing – masing, sehingga program ini mampu mengurangi menekan angka pengangguran, dan mendorong kelompok kewirausahaan di desa.
” Semoga kedepannya GMKI Cabang Melawi bisa melakukan kegiatan yang lebih dari ini dan tetap berkolaborasi dengan keorganisasian mahasiswa dan dinas terkait, ” harap Abet
Selain itu Fungsional Ahli Muda Pemanfaatan IPTEK pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Melawi, Agustinus Rudi Hartono menjelaskan bahwa kemandirian ekonomi desa merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan nasional berkelanjutan
” Potensi desa sebagai penggerak ekonomi tidak dapat diabaikan. Desa memiliki sumber daya alam, budaya, dan sosial yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Sementara itu Dosen STKIP Kabupaten Melawi Eko Rusdiansyah mengatakan generasi muda memiliki era yang mencerminkan dinamika kondisi hidup berbangsa pada jamannya.
Menurutnya pemuda sebagai agen perubahan, dapat mengembangkan pendidikan politik, memanfaatkan sumber daya ekonomi, kepedulian masyarakat, meningkatkan ilmu pengetahuan, olahraga, seni, budaya, lingkungan, kewirausahaan, dan kepemimpinan
“Pemuda tidak boleh berhenti sampai di sini. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi luar biasa yang mampu memengaruhi dunia,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan pemuda secara optimal mulai dari tingkat desa hingga kabupaten agar suara mereka tidak terabaikan.
“Pemuda harus bersatu, saling membantu, dan berkoordinasi untuk kemajuan bersama,” tegasnya.(Wan)







Comment