katalistiwa.online, melawi – Peredaran narkoba di Kabupaten Melawi kian mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Menyikapi hal tersebut, Lembaga Bantuan Hukum Djiwa Sejati Keadilan (LBH DSK) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika, termasuk menindak para backing atau pihak-pihak kuat yang melindungi para pengedar.
Direktur LBH DSK Kalbar, Khairul Atma, menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak hanya sebatas menangkap pengedar di lapangan, tetapi juga harus menyasar aktor-aktor besar di balik mereka.
“Biasanya para pengedar narkoba ini punya pembeking kuat. Kalau polisi hanya tangkap pemain kecil, tapi pembeckinnya dibiarkan, maka peredaran narkoba akan tetap subur. Kami mendorong aparat penegak hukum agar berani dan konsisten dalam menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk pembeking para pengedar,” tegas Khairul Atma Rabu 14 Mei 2025.
Menurutnya, narkoba merupakan musuh utama generasi muda dan ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Ia mempertanyakan bagaimana mungkin cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat tercapai jika generasi muda dirusak oleh narkoba sejak dini.
“Narkoba merusak mental, moral, dan masa depan generasi muda. Jika ini dibiarkan, bukan hanya Melawi yang hancur, tapi juga masa depan bangsa. Oleh karena itu, LBH DSK Kalbar berdiri mendukung penuh aparat kepolisian dan semua pihak yang berkomitmen dalam pemberantasan narkoba,” lanjutnya.
LBH DSK Kalbar juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor dan bersama-sama memerangi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
“Perang melawan narkoba harus jadi gerakan bersama. Ini bukan hanya tugas polisi, tapi juga tugas kita semua sebagai bagian dari bangsa yang peduli akan masa depan anak-anak kita,” tutur Khairul Atma.
Terpisah, Dilansir dari Suarakalbar.co.id
Jajaran Polres Melawi Polda Kalbar berkomitmen kuat dalam upaya pemberantasan Narkoba di wilayah hukum Polres Melawi tanpa pandang bulu. Bahkan, Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon juga tidak segan segan akan bertindak tegas jika ada anggota Polisi yang mencoba membekingi dan terlibat dalam praktek Narkoba.
“Anggota Polisi jangan Coba -coba terlibat Narkoba, Saya sikat, ” Tegas Kapolres, pada 13 Mei 2025.
Pihaknya akan bekerja maksimal dalam memberantas peredaran Narkoba di wilayah Hukum Kabupaten Melawi. Untuk itu dukungan dan informasi dari semua pihak sangat diharapkan.
“Tidak ada ruang di melawi,kami pastikan akan menindak tegas, ” Tegasnya tanpa ragu.
Kepada personel , lanjut Pria dengan dua Melati dipundak nya ini juga memastikan tidak akan ada toleransi dan ampunan jika terbukti terlibat Narkoba.
“karena ini sudah menjadi komitmen kami dalam memberantas narkoba, ” Ujarnya.
Dirinya menjelaskan bahwa Polres melawi telah melakukan beberapa langkah seperti penindakan hukum kepada pelaku Narkoba.
“hingga saat ini telah memasuki tahap 1 dan tahap 2 di kejaksaan negeri sintang,” Bebernya.
Selain itu juga pembinaan internal rutin dilakukan. Seperti melakukan test urine dan memberikan arahan dan penekanan agar tidak melakukan penyalahgunaan narkoba baik di setiap apel pagi mau pun pertemuan internal.
Polres melawi juga mengapresiasi kepekaan insan pers/media yg telah berpartisipasi melihat gangguan keamanan di masyarakat khususnya Narkoba. (Dea/syarif)







Comment