Melawi
Home » Berita » Lebaran Kemerdekaan di Tanjung Sari

Lebaran Kemerdekaan di Tanjung Sari

katalistiwa.online, melawi – Pagi itu, Lapangan Bola Desa Tanjung Sari, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, penuh sesak oleh warga. Dari anak-anak hingga orang tua, semua berkumpul dengan wajah sumringah. Tidak ada yang berangkat ke kebun, meski biasanya hari-hari mereka diisi dengan rutinitas bekerja di ladang. Hari itu berbeda. Hari itu adalah hari istimewa — perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Bagi warga Tanjung Sari, peringatan kemerdekaan terasa seperti “lebaran kedua.” Sebuah momen kebersamaan, di mana mereka rela menunda pekerjaan sehari-hari demi merayakan kemerdekaan bersama-sama. Bendera merah putih berkibar di setiap sudut, sementara suara riuh anak-anak terdengar menyemarakkan lapangan.

Kepala Desa Tanjung Sari, Epiyantono menjadi salah satu tokoh penting di balik antusiasme itu. Dukungan penuh yang ia berikan membuat perayaan berlangsung meriah. Dari persiapan hingga pelaksanaan, ia selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadirannya memberi energi tersendiri bagi warganya.

Setelah upacara bendera yang khidmat, rangkaian perlombaan rakyat segera digelar. Tarik tambang, balap karung, hingga panjat pinang menjadi magnet yang menyatukan warga dalam tawa dan sorak sorai. Anak-anak berlari riang mengikuti lomba, sementara orang tua duduk di pinggir lapangan, memberi semangat sekaligus bernostalgia pada masa kecil mereka.

Hari itu, Tanjung Sari benar-benar hidup. Lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan, suasana yang tercipta adalah perayaan persaudaraan. Warga saling bertegur sapa, berbagi tawa, dan merayakan kebersamaan. Seperti halnya lebaran, momen 17 Agustus di Tanjung Sari menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, meneguhkan semangat gotong royong, dan menumbuhkan cinta tanah air.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

Kemerdekaan, bagi mereka, bukan hanya cerita sejarah. Ia adalah pesta rakyat yang dirayakan dengan hati. Dan di Tanjung Sari, pesta itu terasa begitu hangat — layaknya Lebaran Kemerdekaan. (snh)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement