katalistiwa.online, melawi –Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Melawi menggelar sosialisasi program Sambungan Rumah (SR) Gratis Jaringan Pipa melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 di Desa Poring, Tembawang Panjang dan Tanjung Lay Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
Kegiatan ini yang digelar selam 3 hari (22-24) April 2025 ini merupakan bagian dari komitmen Perumdam Tirta Melawi dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat pedesaan, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam sambutannya, Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, menjelaskan bahwa program SR Gratis ini bertujuan untuk mendorong pemerataan layanan air minum hingga ke pelosok desa.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan seperti 3 desa ini, dapat menikmati layanan air bersih yang aman dan terjangkau. Melalui program DAK ini, sambungan rumah akan dipasang secara gratis bagi masyarakat yang memenuhi syarat,” ujar Bambang.
Selain sosialisasi terkait mekanisme dan persyaratan program SR Gratis, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan informasi mengenai tarif khusus yang akan diberlakukan di tiga desa ini, sebagai bentuk perhatian khusus bagi pelanggan baru di wilayah tersebut.
“Kita akan menerapkan dengan tarif khusus, tarif yang berkeadilan dan mampu dijangkau oleh masyarakat. Tarif tersebut akan ditetapkan dengan keputusan bupati,” jelas Bambang.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh unsur Dinas Perkim, Camat Nanga Pinoh, Babinkamtibmas Polsek Nanga Pinoh, pemerintah desa Poring, Tembawang Panjang, Tanjung Lay, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias ingin mengetahui lebih lanjut manfaat dari program ini. Warga Desa Poring menyambut baik inisiatif ini dan berharap layanan air bersih dapat segera dinikmati secara merata.
Perumdam Tirta Melawi menargetkan setiap rumah dapat terpasang di Desa Poring pada tahun 2025 ini. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin akses air bersih dan sanitasi layak untuk semua.
“Jumlah rumah yang menjadi target penerima manfaat 3 desa ini kurang lebih 600 rumah tangga,” pungkasnya.











Comment