katalistiwa.online, melawi – Kabar baik bagi warga Kecamatan Kota Baru, khususnya pelanggan Perumdam Tirta Melawi di Desa Suka Maju dan sekitarnya. Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pasokan air bersih dipastikan kembali dapat dinikmati masyarakat setelah dilakukan langkah strategis oleh Perumdam Tirta Melawi.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Senin, 19 Januari 2026. Bambang menjelaskan, pihaknya telah mengambil keputusan untuk menggunakan pipa baru sebagai solusi percepatan pemulihan layanan air bersih, tanpa harus menggali pipa lama yang tertanam di dasar Sungai Pinoh.
“Untuk mempercepat penanganan dan menghindari risiko teknis di lapangan, kami mengambil alternatif menggunakan pipa baru. Ini dilakukan agar pelayanan air bersih bisa segera kembali normal, terutama menjelang Ramadan,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, pihak Perumdam Tirta Melawi juga telah berkomunikasi dengan supplier material yang berada di Pontianak terkait persiapan kebutuhan pipa dan perlengkapan pendukung lainnya. Saat ini, supplier masih melakukan pengecekan ketersediaan material sebelum pengiriman dilakukan.
“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan pihak supplier kami di Pontianak. Mereka sedang mengecek material yang dibutuhkan untuk penyambungan pipa baru tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut Bambang menerangkan, keputusan tidak menggunakan rencana awal bukan tanpa alasan. Kondisi alam dan teknis yang tidak memungkinkan menjadi faktor utama perubahan strategi perbaikan jaringan pipa penyeberangan dari Desa Batu Begigi menuju Desa Suka Maju.
Padahal sebelumnya, rencana perbaikan telah disepakati bersama dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Kantor Camat Kota Baru pada pertengahan Desember 2025 lalu. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Camat Kota Baru, para kepala desa beserta perangkatnya, serta perwakilan warga. Dalam kesepakatan tersebut, perbaikan direncanakan menggunakan mesin sedot, dengan dukungan dari kepala desa dan masyarakat setempat.
“Namun kondisi cuaca pada pertengahan Desember 2025 hingga minggu pertama Januari 2026 sangat tidak mendukung. Curah hujan tinggi menyebabkan debit Sungai Pinoh meningkat drastis, bahkan air sempat menggenangi kawasan Pasar Kota Baru,” ungkap Bambang.
Akibat kondisi tersebut, pelaksanaan perbaikan sesuai kesepakatan awal tidak dapat dilakukan. Menurut Bambang, penggunaan tenaga penyelam dalam kondisi arus sungai yang deras sangat berisiko dan membahayakan keselamatan petugas.
Memasuki satu minggu terakhir, kondisi cuaca mulai membaik dan debit air sungai berangsur surut. Kepala Unit Kota Baru pun telah melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Kota Baru untuk melakukan penyedotan menggunakan mesin sedot guna membantu penggalian pipa di dasar sungai. Namun hingga saat ini, izin pelaksanaan kegiatan tersebut belum dapat diperoleh.
“Oleh karena itu, kami mengambil langkah alternatif dengan menggunakan pipa baru. Ini adalah opsi paling aman dan realistis agar layanan air bersih bisa segera kembali normal,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan Perumdam Tirta Melawi, khususnya warga Desa Suka Maju, atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses perbaikan.
“Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen. Bukan berarti kami tidak melakukan upaya perbaikan, tetapi memang ada kendala teknis, nonteknis, serta kondisi alam yang berada di luar kendali kami,” ucapnya.
Ia pun memastikan, Perumdam Tirta Melawi berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan ini secepat mungkin. Bambang menegaskan bahwa menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, masyarakat Kota Baru sudah dapat kembali menikmati layanan air bersih dari Perumdam Tirta Melawi.
“Saya berjanji, menghadapi bulan suci Ramadan nanti, warga Kota Baru sudah bisa menikmati air bersih yang bersumber dari Perumdam Tirta Melawi,” pungkasnya.











Comment