Melawi
Home » Berita » Jalan Belakang Kantor Camat Nanga Pinoh Rusak Parah, Warga Harap Kepedulian dari Kades Kelakik

Jalan Belakang Kantor Camat Nanga Pinoh Rusak Parah, Warga Harap Kepedulian dari Kades Kelakik

katalistiwa.online, melawi – Kondisi jalan di kawasan Jalan Baru Kilometer 4, tepatnya di belakang Kantor Camat Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, saat ini mengalami kerusakan yang cukup parah. Jalan yang menjadi akses penting bagi warga setempat tersebut dipenuhi lubang permukaannya bergelombang, serta berlumpur saat hujan turun, sehingga sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan penanganan yang memadai. Padahal, jalan ini kerap digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, hingga sebagai jalur alternatif menuju pusat kota Nanga Pinoh.

Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kondisi jalan semakin memprihatinkan terutama saat musim hujan. Air yang menggenang di lubang jalan membuat permukaan semakin licin dan rawan kecelakaan. Tidak jarang pengendara roda dua terpaksa melaju sangat pelan bahkan harus menuntun kendaraannya agar tidak terjatuh.

“Kalau hujan, jalannya seperti kubangan. Lubangnya tertutup air, jadi pengendara sering tidak tahu kedalamannya. Sudah sering motor tergelincir, apalagi malam hari,” ujarnya Minggu 11 Januari 2026.

Warga menilai, sebagai jalan yang berada tidak jauh dari pusat pemerintahan kecamatan, kondisi tersebut seharusnya mendapat perhatian lebih. Selain mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, kerusakan ini juga dinilai mencoreng wajah kawasan sekitar Kantor Camat Nanga Pinoh.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

Masyarakat berharap adanya inisiatif dari Kepala Desa Kelakik untuk memperhatikan kondisi jalan tersebut. Menurut warga, meskipun perbaikan jalan secara permanen membutuhkan anggaran dan kewenangan pemerintah daerah, setidaknya pemerintah desa dapat mengambil langkah awal dengan mengajak warga setempat bergotong royong melakukan perbaikan sementara.

“Tidak harus langsung diaspal, paling tidak ditimbun dulu atau diratakan supaya tidak terlalu parah. Kalau Kades mengajak warga gotong royong, kami siap membantu,” kata warga lainnya.

Warga juga berharap pemerintah desa dapat berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun instansi terkait di Kabupaten Melawi agar permasalahan jalan rusak ini bisa masuk dalam prioritas pembangunan ke depan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat, diharapkan akses jalan tersebut dapat kembali layak digunakan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement