katalistiwa.online, kalbar – Kabar duka menyelimuti dunia hukum di Kalimantan Barat. Pengacara senior H.M Tamsil Sjoekoer dikabarkan tutup usia. Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan kolega, tetapi juga bagi berbagai pihak yang pernah bersentuhan dengan dedikasi dan integritasnya dalam menegakkan hukum.
Semasa hidupnya, H.M Tamsil Sjoekoer dikenal sebagai sosok pengacara senior yang memiliki pengalaman panjang serta komitmen kuat dalam menjalankan profesinya. Ia kerap menjadi rujukan dalam berbagai persoalan hukum, baik sebagai penasihat maupun pendamping dalam penyelesaian perkara. Kiprahnya membentuk reputasi yang disegani di lingkungan praktisi hukum Kalimantan Barat.
Ucapan belasungkawa turut disampaikan oleh manajemen PT RKA/Ikhasas. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Yusrizal selaku General Plantation Advisor PT RKA/Ikhasas.
Dalam pernyataannya, Yusrizal menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya almarhum.
“Kami dari PT RKA/Ikhasas turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya H.M Tamsil Sjoekoer. Beliau adalah sosok yang memiliki dedikasi tinggi dan integritas dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya,” ungkap Yusrizal Jumat 20 Februari 2026.
Ia juga menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Kepergian H.M Tamsil Sjoekoer menjadi pengingat bahwa kontribusi dalam dunia hukum bukan hanya tentang perkara yang dimenangkan, melainkan juga tentang nilai, prinsip, dan kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun. Jejak pengabdian almarhum diyakini akan terus dikenang oleh rekan sejawat maupun para pihak yang pernah merasakan pendampingannya.
Duka ini menjadi momen refleksi bagi banyak pihak atas pentingnya profesionalisme, integritas, dan komitmen dalam setiap peran yang dijalankan. Sosok H.M Tamsil Sjoekoer akan tetap tercatat sebagai salah satu figur senior yang turut mewarnai perjalanan dunia hukum di Kalimantan Barat.
Alamat Rumah Duka : Jalan Abdurahman Saleh (BLKI) Gg. Sari Lestari No.7 Pontianak.











Comment