Melawi
Home » Berita » Disdikbud Melawi Bersama SUAR Atasi ATS dengan Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat

Disdikbud Melawi Bersama SUAR Atasi ATS dengan Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat

katalistiwa.online, melawi – Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Sangga Utama Alam Raya (SUAR) yang menjalankan Program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PAHAM) menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) lewat gelaran Diseminasi Akses Pendidikan Paham dan Singkronisasi Pengembalian Anak Tidak Sekolah ( ATS ) kesatuan pendidikan di Desa Nusa Kenyikap, Desa Balai Agas Kecamatan Belimbing dan Desa Piawas Kecamatan Belimbing Hulu Kabupaten Melawi, selasa (5/8) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi.

Kabid Pendidikan Dasar ( Dikdas ) Kabupaten Melawi Setia Graha saat membuka kegiatan tersebut mengatakan acara ini bukan sekadar formalitas, melainkan refleksi komitmen nyata Pemkab Melawi untuk memastikan tak ada satu pun anak yang tercecer dari akses pendidikan. Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, dan Pemkab Melawi ingin memastikan hak itu terjamin.

Ia menekankan bahwa ATS bukan hanya soal angka, tapi soal masa depan anak-anak yang harus diperjuangkan bersama.

“Saya sangat mengapresiasi kepada pihak SUAR yang telah bekerja keras mengidentifikasi, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak ATS ke bangku pendidikan. Hasil diseminasi hari ini adalah potret semangat kolaborasi dan gotong royong satuan pendidikan di Pemkab Melawi bersama SUAR PAHAM,” ujar Siaga Graha.

Ditempat yang sama Irwan Kurniawan Spesialis Komunikasi dan ESD menyampaikan program PAHAM tentang rencana akses pendidikan ATS. Ia menambahkan bahwa program kerjasama SUAR sebagai Operator dari tiga LPHD yaitu, LPHD Nusa Kenyikap, LPHD Piawas dan LPHD Balai Agas sebagai Pelaksana yang dukung oleh Donor selama 25 Tahun.

Pasokan Air Baku Brond Poring Terhenti, Perumdam Tirta Melawi Berlakukan Distribusi Bergilir

Menurutnya, program ini bertujuan untuk Kemandirian LPHD dalam Tata Kelola Lembaga, Tata Kelola Kawasan, dan Tata Kelola Usaha

” Salah satu Ouput PAHAM adalah pemenuhan akses kebutuhan dasar masyarakat yaitu Akses Pendidikan, Akses Kesehatan, Akses Air Bersih, Ketahanan Pangan, dan Energi Untuk Balai Agas, ” kata dia.

Irwan mengatakan di desa – desa terpencil yang jauh dari akses fasilitas pendidikan tidak menjadi prioritas orang tua dan anak untuk melanjutkan pendidikan

” Mindsetnye lebih baik menghasilkan uang dari pada sekolah tingkat pendidikan orang tua yang rendah bahkan tidak sekolah, kurangnya informasi mengenai kisah sukses karena sekolah,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa banyaknya pekerjaan yang tidak perlu tingkat pendidikan dan memperbolehkan siswa usia sekolah mencari uang di jam sekolah atau hari sekolah membuat mereka lebih tidak fokus kedunia pendidikan

Kasus Videotron Bermuatan Pornografi di Melawi Masuk Ranah Hukum, Khairul Atma Desak Polisi Segera Bertindak

” Kurangnya pengawasan dari orang tua dan minim bimbingan konseling dari sekolah, pergaulan bebas dan pengaruh lingkungan sehingga anak usia sekolah sudah mengenal atau terbiasa mencari uang, ” tuturnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement