Ekonomi Melawi Polri/TNI
Home » Berita » Bantu UMKM, Kapolres Melawi Pasarkan Madu Kelulut Melalui Koperasi Polres

Bantu UMKM, Kapolres Melawi Pasarkan Madu Kelulut Melalui Koperasi Polres

katalistiwa.online, melawi –  Komitmen Polres Melawi dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon yang secara langsung mengunjungi peternakan madu Trigona atau madu kelulut ‘Ratu Madu Borneo’ di Desa Tanjung Lay Km 5, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Minggu (18/1/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Melawi didampingi Kasat Lantas Polres Melawi AKP Pipit Supriyatna. Kegiatan ini tidak hanya sebatas silaturahmi, namun juga sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM lokal yang telah berhasil mengembangkan potensi alam daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Kapolres Melawi bahkan turut merasakan langsung pengalaman memanen madu kelulut. Mulai dari proses penyedotan madu pada log sarang hingga mencicipi langsung madu kelulut yang dikenal memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan. Momen tersebut menjadi simbol dukungan nyata Polres Melawi terhadap usaha masyarakat yang berbasis kemandirian dan keberlanjutan.

AKBP Harris Batara Simbolon mengapresiasi usaha ternak madu kelulut yang dirintis secara mandiri oleh masyarakat. Ia menilai madu kelulut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan, termasuk untuk menunjang kebugaran personel Polres Melawi.

“Langsung ke peternakan, kami akan bekerja sama untuk mengonsumsi madu kelulut bagi anggota dan PJU Polres Melawi sebagai upaya meningkatkan kesehatan. Kami juga akan membantu memasarkan madu kelulut ini melalui Koperasi Polres Melawi,” ujar Kapolres Melawi.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

Ia menambahkan, Polres Melawi siap mendukung pemasaran madu kelulut apabila produksi terus meningkat ke depannya.

“Apabila nanti panen semakin banyak, bisa didorong ke tempat kami agar anggota Polres Melawi dapat ikut mengonsumsi madu kelulut ini secara rutin,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik peternakan “Ratu Madu Borneo”, H. Edward Ruslan Gea yang akrab disapa H. Edu, menjelaskan bahwa usaha ternak madu kelulut miliknya telah dirintis sejak tahun 2021. Awalnya, budidaya madu kelulut dilakukan untuk kebutuhan pribadi sebagai pengobatan.

“Awalnya saya fokus mengambil madu hanya untuk konsumsi sendiri sebagai pengobatan. Namun seiring waktu, saya merasa sayang dan melihat ada potensi besar untuk dikembangkan. Hingga saat ini, jumlah log sarang kelulut yang saya miliki sudah mencapai kurang lebih 200 log,” jelas H. Edu.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya terkait manfaat madu kelulut bagi kesehatan, khususnya saat dirinya menderita penyakit diabetes.

Pemkab Melawi Sabet WTP, Kap Law Firm Sebut Kepercayaan Publik Semakin Menguat

“Saya dulu mengidap diabetes. Selama lebih dari dua bulan saya hanya terbaring lemah. Salah satu pengobatan yang disarankan adalah mengonsumsi madu kelulut. Saat kondisi parah, saya minum madu kelulut tiga kali sehari, dua sendok makan setiap kali minum,” tuturnya.

Menurutnya, dalam waktu sekitar satu minggu mengonsumsi madu kelulut secara rutin, kondisi kesehatannya mulai membaik.

“Alhamdulillah, kesehatan saya berangsur pulih. Bahkan penglihatan saya yang sebelumnya rabun kembali membaik dan saya bisa beraktivitas seperti biasa,” ungkapnya.

Saat ini, peternakan Ratu Madu Borneo fokus membudidayakan empat jenis kelulut, yakni Thoracica, Itama, Apicalis, dan Caniforn. Meski demikian, H. Edu menyebutkan bahwa jenis lebah kelulut sejatinya sangat beragam.

“Sebenarnya jenis kelulut sangat banyak, bisa sampai belasan jenis. Namun saat ini kami fokus pada empat jenis tersebut,” katanya.

Perumdam Tirta Melawi Konsisten Berkurban, Tahun Ini Sembelih 1 Ekor Sapi

Ia menjelaskan bahwa proses panen madu dilakukan setiap satu bulan sekali secara bergantian antar log sarang. Dalam satu bulan, produksi madu yang dihasilkan dinilai cukup menjanjikan dan memiliki peluang pasar yang luas.

Tidak hanya diminati konsumen lokal, madu kelulut produksi Ratu Madu Borneo juga telah menembus pasar internasional.

“Konsumen kami ada yang berasal dari luar negeri seperti Australia, Swedia, dan Belgia. Sedangkan di dalam negeri, pemasaran sudah menjangkau Pulau Jawa dan wilayah sekitar Kabupaten Melawi,” ujarnya.

Selain madu, produk turunan lainnya seperti bee pollen atau serbuk pati bunga juga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Menariknya, perawatan lebah madu kelulut tergolong sangat mudah dan ramah lingkungan.

“Perawatannya tidak sulit, tidak ada teknik khusus ataupun pakan tambahan. Kelulut mencari makanannya sendiri secara alami dari bunga-bunga di sekitar lingkungan. Untuk itu kami menggugah, mari bersama-sama kita kembangkan potensi ini,” jelasnya.

Kedatangan Kapolres Melawi disambut hangat oleh H. Edu bersama sang istri, Hj. Sakyah. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kunjungan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kami dikunjungi Bapak Kapolres Melawi. Suatu kebanggaan bagi kami dapat berdialog langsung dan menyampaikan harapan berkenaan dengan usaha yang sedang kami tekuni. Terima kasih atas kunjungan yang luar biasa,” pungkas H. Edu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement