Ekonomi Melawi
Home » Berita » Ketersediaan Ayam Kampung di Nanga Pinoh Disuplai Peternak Binaan Polres Melawi

Ketersediaan Ayam Kampung di Nanga Pinoh Disuplai Peternak Binaan Polres Melawi

katalistiwa.online, melawi – Ketersediaan ayam kampung di Pasar Nanga Pinoh saat ini terbilang aman dan stabil. Pasokan kebutuhan masyarakat tersebut sebagian besar disuplai oleh peternak ayam kampung yang tergabung dalam kelompok binaan Polres Melawi. Program pembinaan ini dinilai berhasil mendorong kemandirian peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Ketua Kelompok Tani Ternak Insanak Sejahtera, Bujang Sasmi, mengungkapkan bahwa saat ini para anggota kelompoknya telah memasuki masa panen ayam kampung. Hasil ternak tersebut kini rutin dipasarkan dan menjadi salah satu sumber utama pasokan ayam kampung di Pasar Nanga Pinoh.

“Sekarang ayam-ayam kampung milik anggota kelompok kami sudah panen. Saat ini kelompok Insanak Sejahtera sudah menjadi salah satu penyuplai ayam kampung di pasar Nanga Pinoh,” ujar Bujang Sasmi saat ditemui, selasa 13 Januari 2026.

Menurutnya, keberhasilan para peternak tidak terlepas dari peran aktif Polres Melawi yang sejak awal memberikan pembinaan dan pendampingan. Bantuan yang diberikan tidak hanya sebatas pendampingan teknis, tetapi juga dukungan berupa bibit ayam kampung yang berkualitas.

“Keberhasilan beternak ayam kampung ini tentu tidak lepas dari binaan Polres Melawi. Dari awal, bibit ayam kami dibantu oleh Polres Melawi. Kami juga diberikan arahan dan motivasi sehingga peternak lebih semangat,” jelasnya.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

Program pembinaan peternak ayam kampung ini dinilai memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya anggota kelompok Insanak Sejahtera. Dengan hasil panen yang rutin dan permintaan pasar yang cukup tinggi, para peternak kini memiliki tambahan penghasilan yang cukup signifikan.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi anggota kelompok kami semakin meningkat. Dari hasil beternak ayam kampung ini, kebutuhan keluarga bisa terbantu dan roda perekonomian masyarakat juga bergerak,” tambah Bujang Sasmi.

Meski demikian, ia tidak menampik masih adanya sejumlah kendala yang dihadapi peternak, salah satunya adalah harga pakan ternak yang terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut cukup mempengaruhi biaya produksi dan margin keuntungan peternak.

“Yang menjadi kendala saat ini adalah harga pakan yang terus naik. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami para peternak, namun kami tetap berupaya bertahan dan mencari solusi agar usaha ternak ini tetap berjalan,” ungkapnya.

Bujang Sasmi berharap ke depan dukungan dan pembinaan dari Polres Melawi dapat terus berlanjut, sehingga program peternakan ayam kampung ini semakin berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk membantu menstabilkan harga pakan ternak.

Pemkab Melawi Sabet WTP, Kap Law Firm Sebut Kepercayaan Publik Semakin Menguat

“Dengan adanya peternak lokal yang mampu menyuplai kebutuhan ayam kampung secara berkelanjutan, diharapkan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat dikurangi. Selain itu, program ini juga menjadi contoh sinergi positif antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di Kabupaten Melawi,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement