Melawi
Home » Berita » Perumdam Tirta Melawi Tambah Jam Operasional Distribusi Air Musim Kemarau

Perumdam Tirta Melawi Tambah Jam Operasional Distribusi Air Musim Kemarau

katalistiwa.online, melawi –  Menghadapi musim kemarau yang mulai melanda wilayah Kabupaten Melawi, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Melawi mengambil langkah antisipatif dengan melakukan penyesuaian operasional pendistribusian air bersih kepada pelanggan.

Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, menyampaikan bahwa musim kemarau menyebabkan terjadinya penurunan debit air dari dua sumber utama, yaitu Broncaptering Pancur Aji di Desa Poring dan sumber air Nanga Pinoh. Akibat penurunan debit tersebut, pendistribusian air perlu dioptimalkan agar seluruh pelanggan tetap mendapatkan layanan secara merata.

“Untuk memaksimalkan pendistribusian air bersih kepada pelanggan, mulai saat ini jam operasional distribusi air diperpanjang menjadi dari pukul 05.00 hingga 24.00 WIB setiap hari,” ungkap Bambang, kamis 29 mei 2025.

Ia juga menambahkan bahwa bagi pelanggan yang berada di daerah dataran tinggi atau jauh dari Instalasi Pengolahan Air (IPA), distribusi air kemungkinan akan mengalami keterlambatan karena tekanan air memerlukan waktu untuk mencapai titik maksimal. “Kami memahami kondisi ini cukup menyulitkan bagi sebagian pelanggan, namun kami terus berupaya menstabilkan tekanan air agar layanan dapat menjangkau seluruh wilayah,” ujarnya.

Selain menghadapi tantangan musim kemarau, Perumdam Tirta Melawi juga dihadapkan pada persoalan over kapasitas sambungan rumah tangga. Permintaan sambungan baru yang terus meningkat setiap bulannya menambah beban sistem distribusi yang ada saat ini. Meski begitu, Bambang menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk melayani masyarakat.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

“Permintaan sambungan baru kami terima dalam jumlah yang cukup tinggi setiap bulan. Ini menjadi tantangan tersendiri karena sistem kami sebenarnya sudah melebihi kapasitas. Namun, karena air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat, kami tetap berusaha memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Sebagai langkah strategis, Perumdam Tirta Melawi telah mengajukan proposal pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru dengan kapasitas 50 liter per detik kepada Pemerintah Pusat sejak dua tahun terakhir. Sayangnya, usulan tersebut hingga kini belum dapat direalisasikan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat.

“Dengan keterbatasan yang ada, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh masyarakat. Kami berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan usulan pembangunan IPA baru guna meningkatkan kapasitas layanan air bersih di Kabupaten Melawi,” tutup Bambang. (snh)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement