Melawi Opini
Home » Berita » Memilah Sampah Organik Solusi Mengurangi Pencemaran Lingkungan

Memilah Sampah Organik Solusi Mengurangi Pencemaran Lingkungan

Oleh : Ahmad Fadhilah Suandi, Guru Pendidikan Pancasila SMPN 2 Sayan

Aktivitas Rumah tangga selalu menghasilkan sampah, baik itu sampah anorganik maupun sampah organik. Sampah anorganik adalah jenis sampah yang tidak mudah terurai misalnya sampah plastik, sampah logam, dan sampah kaca. Sedangkan sampah organik adalah jenis sampah yang mudah terurai seperti sampah-sampah sisa sayuran, sisa buah-buahan, dan sisa makan yang kita makan sehari-hari.

Untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat aktivitas rumah tangga saya memilih untuk memilah sampah anorganik dan sampah organik. Untuk sampah anorganik biasanya saya kumpulkan dan saya buang di tempat pembuangan atau pembakaran sedangkan untuk sampah organik saya lebih memilih menguburnya supaya sampah tersebut bisa terurai dan busuk di dalam tanah. Saya memilih mengubur sampah organik supaya bisa mengurangi pencemaran lingkungan akibat aktivitas rumah tangga, karena salah satu penyebab pencemaran lingkungan adalah aktivitas rumah tangga.

Memang kebiasaan ini tidak banyak orang yang peduli, namun apabila kebiasaan ini dilakukan secara rutin oleh semua orang maka dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Apabila sampah organik selalu dibakar maka akan menghasilkan gas karbon yang sangat berbahaya bagi pernapasan baik itu manusia maupun makhluk hidup lainnya, namun jika sampah organik kita kubur ke dalam tanah maka sampah akan terurai dan memberikan nutrisi makanan bagi tumbuh-tumbuhan, ini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan karena tumbuh-tumbuhan adalah salah satu penghasil oksigen yang berguna bagi manusia dan hewan.

Saya mengajak teman-teman untuk selalu peduli terhadap lingkungan dengan melakukan langkah sederhana namun apabila dilakukan bersama maka akan memberikan dampak besar bagi kehidupan di bumi. Kita tidak dapat mencegah kerusakan lingkungan namun kita dapat mengurangi kerusakan lingkungan itu sendiri. Mari biasakan untuk memilah sampah anorganik dan organik dan membiasakan diri selalu peduli terhadap lingkungan, kalau bukan kita siapa lagi yang harus peduli untuk menjaga bumi ini.

Pasokan Air Baku Brond Poring Terhenti, Perumdam Tirta Melawi Berlakukan Distribusi Bergilir

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement