Melawi
Home » Berita » Ricky Candra : Diduga Ada Gerakan Buzzer Bayaran untuk Menggiring Opini dan Hancurkan Nama Dadi Sunarya, Harus Diwaspadai

Ricky Candra : Diduga Ada Gerakan Buzzer Bayaran untuk Menggiring Opini dan Hancurkan Nama Dadi Sunarya, Harus Diwaspadai

katalistiwa.online, melawi – Kuasa hukum H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Ricky Candra, angkat bicara terkait maraknya serangan opini negatif yang ditujukan kepada kliennya di media sosial. Ia menuding adanya gerakan sistematis yang dilakukan oleh buzzer bayaran dengan tujuan untuk menghancurkan nama baik Dadi Sunarya.

Menurut Ricky, tindakan tidak etis tersebut bukanlah bentuk kritik yang sehat, melainkan upaya pembunuhan karakter yang dilakukan secara masif dan terorganisir.

“Para buzzer ini jelas tidak murni mewakili suara masyarakat. Kami memahami bahwa motif utama mereka adalah UUD—ujung-ujungnya duit. Mereka bergerak atas dasar kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, namun membungkusnya seolah-olah sebagai aspirasi rakyat,” ujar Ricky Candra pada Minggu 27 April 2025.

Ia menyoroti bahwa banyak konten yang disebarluaskan cenderung bersifat provokatif, bernuansa perundungan (bullying), serta mengandung penggiringan opini yang sesat dan menyesatkan publik.

“Bisa kita lihat sendiri, narasi yang dibangun bukan lagi kritik membangun, tapi justru menyerang pribadi dan integritas Pak Dadi. Ini jelas bentuk pembunuhan karakter yang tidak dapat dibenarkan,” tegas Ricky.

Pejuang Subuh Melawi Tebar Berkah Idul Adha, 3 Ekor Sapi Disembelih dan 500 Paket Daging Dibagikan

Lebih lanjut, Ricky menyayangkan cara para buzzer berlindung di balik dalih ‘kritik publik’ untuk melancarkan serangan yang tak berdasar dan menyudutkan kliennya.

“Kami mengajak masyarakat Melawi agar tidak mudah terprovokasi. Pahami bahwa gerakan ini hanya ingin mencari panggung politik semata, bukan demi kebaikan daerah. Semoga masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang tersebar di media sosial,” tambahnya.

Ricky juga menegaskan pentingnya menjaga kondusifitas politik di Kabupaten Melawi, terlebih di tengah upaya serius pemerintahan Dadi-Malin dalam mendorong pembangunan daerah.

“Pasangan Dadi-Malin saat ini fokus bekerja membangun Melawi. Pemerintah tidak anti kritik, tetapi apabila serangan tersebut mengarah pada dugaan tindak pidana, maka langkah hukum yang tegas dan proporsional akan diambil,” pungkasnya.

Pemkab Melawi Sabet WTP, Kap Law Firm Sebut Kepercayaan Publik Semakin Menguat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement