Uncategorized
Home » Berita » Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Bupati Melawi Pinjam Mobil Tangki dari Kementerian PUPR

Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau, Bupati Melawi Pinjam Mobil Tangki dari Kementerian PUPR

katalistiwa.online, melawi – Menghadapi kondisi kemarau yang cukup panjang dan berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Melawi mengambil langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, melalui Pemerintah Kabupaten Melawi mendapatkan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan, berupa 1 unit mobil tangki air bersih.

Mobil tangki tersebut dipinjamkan secara pinjam pakai selama satu bulan, terhitung mulai 21 Agustus hingga 21 September 2026, untuk mendukung penanganan kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Melawi selama musim kemarau.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, yang mengatakan bahwa bantuan berupa kendaraan tangki air tersebut merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pelayanan distribusi air bersih di tengah menurunnya ketersediaan sumber air baku.

“Mobil tangki ini kita manfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya wilayah yang terdampak akibat kondisi kemarau dan keterbatasan sumber air,” ujar Bambang, Sabtu 22 Agustus 2026.

Yayasan Kuning Agung Meriahkan Mooncake Festival 2026 dengan Seni Tradisional Tionghoa

Menurutnya, kondisi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang memberikan tantangan tersendiri dalam pelayanan air bersih. Sejumlah sumber air baku mengalami penurunan debit sehingga diperlukan langkah alternatif agar distribusi kepada masyarakat tetap dapat berjalan.

Dengan adanya mobil tangki dari Kementerian PUPR tersebut, Perumdam Tirta Melawi memiliki tambahan sarana untuk melakukan distribusi air bersih secara langsung ke wilayah yang membutuhkan.

Bambang menjelaskan, pemanfaatan mobil tangki akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Prioritas distribusi akan diarahkan kepada masyarakat maupun wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

“Kita akan melihat kebutuhan di lapangan. Ketika ada wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih, mobil tangki ini akan kita arahkan untuk melakukan pendistribusian,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan, yang telah memberikan dukungan kepada Kabupaten Melawi.

Hujan Turun, Kabut Asap Pontianak Makin Pekat, Aktivitas Rumah Tangga Terganggu

Menurut Bambang, dukungan tersebut sangat berarti dalam menghadapi kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Perumdam dan pemerintah pusat dinilai penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap air bersih.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian PUPR. Dengan adanya mobil tangki ini, tentunya sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama kondisi kemarau,” katanya.

Langkah Cepat Hadapi Dampak Kemarau

Langkah peminjaman mobil tangki tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Melawi dalam mengantisipasi dampak musim kemarau. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian, terlebih ketika kondisi sumber air mengalami penurunan debit.

Perumdam Tirta Melawi sebagai perusahaan daerah yang memiliki tugas dalam pelayanan air minum terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga pelayanan kepada pelanggan. Selain mengoptimalkan sumber air yang masih tersedia, distribusi menggunakan mobil tangki menjadi salah satu solusi ketika pasokan air melalui jaringan perpipaan tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tertentu.

KPA Ciwanadri Melawi Salurkan 43.571 Liter Air Bersih, Jangkau 1.742 Warga di Tengah Kekeringan dan Karhutla

Bambang berharap kondisi kemarau dapat segera berakhir sehingga ketersediaan sumber air baku kembali normal. Namun selama kondisi tersebut masih berlangsung, pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Harapan kita tentu kemarau segera berakhir dan sumber air kembali normal. Tetapi selama kondisi ini berlangsung, kita akan terus berupaya agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terlayani,” pungkasnya.

Dengan dukungan satu unit mobil tangki air dari Kementerian PUPR yang digunakan mulai 21 Agustus sampai 21 September 2026, diharapkan penanganan krisis air bersih di Kabupaten Melawi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Melawi di bawah kepemimpinan Bupati H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tengah tekanan musim kemarau yang berpotensi memengaruhi ketersediaan air bersih.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement