Melawi
Home » Berita » Melawi Archery Championship 7 Resmi Bergulir, Diikuti Atlet Panahan se-Kalbar hingga Mancanegara

Melawi Archery Championship 7 Resmi Bergulir, Diikuti Atlet Panahan se-Kalbar hingga Mancanegara

katalistiwa.online, melawi – Ajang olahraga panahan bergengsi Melawi Archery Championship 7 resmi bergulir di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Kejuaraan ini tidak hanya diikuti para atlet panahan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, tetapi juga mendapat partisipasi dari negara tetangga Malaysia.

Melawi Archery Championship 7 secara resmi dibuka pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Bupati Melawi yang dalam kesempatan itu diwakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Melawi, Herry Santoso.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perpani Kabupaten Melawi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 8 hingga 9 Agustus 2026, dengan lokasi pertandingan dipusatkan di Lapangan Panahan Perpani Melawi.

Kejuaraan tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi perkembangan olahraga panahan di Kabupaten Melawi. Selain menjadi wadah bagi para atlet untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkenalkan Kabupaten Melawi kepada para peserta dan tamu yang datang dari luar daerah, bahkan dari luar negeri.

Dalam sambutannya, Kepala Disporapar Melawi, Herry Santoso, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Melawi memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Melawi Archery Championship 7.

Duel Internasional di Laga Penutup MAC 7, AHB 313 Ketapang Taklukkan KMT Perkasa Malaysia

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki manfaat yang cukup luas, tidak hanya dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga dalam mendorong tumbuhnya bakat dan minat masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Melawi.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena dapat menumbuhkan bakat-bakat masyarakat Melawi di bidang olahraga, khususnya panahan,” ujar Herry Santoso dalam kegiatan pembukaan.

Ia menilai, keberadaan kompetisi yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan bagi atlet-atlet lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih luas.

Dengan adanya peserta dari luar Kabupaten Melawi, para atlet daerah dapat mengukur kemampuan mereka secara langsung dengan atlet dari daerah lain. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga secara berkelanjutan.

“Selain menumbuhkan bakat dan prestasi olahraga, kegiatan ini juga mendorong kedatangan tamu dari luar daerah. Tentunya ini memberikan dampak positif bagi Kabupaten Melawi,” lanjutnya.

Stand Melawi Tumbangkan Kabupaten/Kota se-Kalbar, Raih Juara 1 Stand MTQ XXXIV Tahun 2026

Menurut Herry, kegiatan olahraga yang mampu menghadirkan peserta dari luar daerah dapat memberikan efek positif terhadap berbagai sektor. Kehadiran atlet, pendamping, keluarga maupun tamu dari luar daerah secara tidak langsung turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Mulai dari sektor penginapan, kuliner, transportasi hingga usaha kecil masyarakat dapat memperoleh manfaat dari adanya kegiatan yang menghadirkan banyak orang dari luar daerah.

Pemerintah Kabupaten Melawi berharap kegiatan seperti Melawi Archery Championship dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang.

Pemerintah daerah juga mendorong agar olahraga panahan di Kabupaten Melawi semakin berkembang sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah dalam berbagai kompetisi di tingkat regional, nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Melawi, Widya Rima, menyampaikan bahwa Melawi Archery Championship 7 mendapat antusiasme dari para atlet panahan.

Kemarau Panjang, Debit Air Baku Menurun, Perumdam Tirta Melawi Berlakukan Distribusi Air Secara Bergilir

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Melawi, tetapi juga dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Menariknya, kejuaraan tahun ini juga diikuti peserta dari negara tetangga Malaysia. Kehadiran peserta dari luar negeri tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan Melawi Archery Championship 7.

“Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah se-Kalimantan Barat dan ada juga yang berasal dari negara tetangga Malaysia. Selain itu kesuksesan kegiatan ini atas dukungan pemerintah daerah,” kata Widya Rima.

Menurutnya, keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga panahan di Melawi memiliki daya tarik dan mulai mendapatkan perhatian lebih luas.

Bagi Perpani Melawi, kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana kompetisi dapat menjadi ruang bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan, membangun pengalaman bertanding serta memperluas jaringan olahraga panahan.

Melawi Archery Championship 7 juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempertemukan para atlet, pelatih dan penggiat olahraga panahan dari berbagai daerah.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman dalam pembinaan atlet maupun pengembangan olahraga panahan.

Menurut Widya Rima, selama pelaksanaan kejuaraan, para peserta akan mengikuti rangkaian pertandingan sesuai dengan kategori yang telah ditentukan oleh panitia.

Suasana kompetisi diharapkan berlangsung sportif dan menjadi ajang pembuktian kemampuan para atlet setelah menjalani berbagai proses latihan dan pembinaan.

“Bagi atlet Melawi sendiri, kesempatan bertanding dengan peserta dari berbagai daerah menjadi pengalaman yang sangat berharga. Mereka tidak hanya dituntut mampu menunjukkan kemampuan teknik, tetapi juga harus memiliki mental bertanding yang kuat,” pungkasnya.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement