Polri/TNI
Home » Berita » Pekerja Las Tewas dalam Ledakan Tangki Kapal di Dok Malaka Makmur Mandiri Pontianak

Pekerja Las Tewas dalam Ledakan Tangki Kapal di Dok Malaka Makmur Mandiri Pontianak

Katalistiwa.online, Pontianak – Seorang pekerja las meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan yang terjadi di Dok atau Bengkel Kapal Malaka Makmur Mandiri, Jalan Selat Malaka, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (26/6) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol I Made Aris Candra Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Korban meninggal diketahui berinisial IL, warga Kabupaten Kubu Raya, yang bekerja sebagai tukang las.

Selain IL, dua korban lainnya yang mengalami luka-luka yakni ED selaku pemilik kapal dan OJ yang merupakan anak buah kapal (ABK). Keduanya telah mendapatkan penanganan medis di RS Pontianak Utara, sedangkan jenazah IL dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi saat kapal sedang menjalani proses perbaikan, khususnya pekerjaan pengelasan pada tangki kapal,” kata Kompol I Made Aris Candra Putra, Senin (29/6).

Ia menjelaskan, sesaat setelah terdengar ledakan, saksi berlari menuju lokasi dan melihat kobaran api keluar dari arah tangki kapal. Bersama warga sekitar, saksi kemudian mengevakuasi para korban sekaligus membantu memadamkan api.
Sekitar pukul 14.50 WIB, Tim Inafis Polresta Pontianak tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

BRIPKA Sarif Hidayat Dinobatkan sebagai Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polres Melawi pada Hari Bhayangkara ke-80

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga ledakan berasal dari tangki kapal yang sedang dilakukan proses pengelasan. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

“Penyelidikan masih dilakukan. Tidak menutup kemungkinan ledakan terjadi akibat kelalaian terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja dalam proses perbaikan kapal di Dok atau Bengkel Kapal Malaka Makmur Mandiri,” ujar Kompol Aris.

Polisi mengimbau seluruh pihak yang melakukan aktivitas perbaikan kapal agar mematuhi prosedur keselamatan kerja, terutama saat melakukan pekerjaan pengelasan pada ruang tertutup atau tangki yang berpotensi mengandung gas mudah terbakar. (wan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement