Pontianak
Home » Berita » Pemkot Pontianak dan Indomaret Dorong UMKM Tembus Ritel Modern

Pemkot Pontianak dan Indomaret Dorong UMKM Tembus Ritel Modern

katalistiwa.online, pontianak – Pemerintah Kota Pontianak bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (28/4).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing produk UMKM agar mampu memenuhi standar pemasaran di jaringan ritel modern. Pelatihan mengusung tema “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret”. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat ekosistem UMKM, khususnya dalam membuka akses pasar modern.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kota Pontianak, Ibrahim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.

“Tujuan kegiatan ini adalah mendekatkan pengetahuan kewirausahaan kepada pelaku UMKM, meningkatkan keterampilan dalam mengelola usaha secara profesional, serta memotivasi pelaku usaha agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Branch Manager Indomaret Cabang Pontianak, Bhenika Bayu Aji, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni. “Ini adalah niat tulus kami untuk tumbuh bersama para pelaku UMKM. Saat ini sudah ada 19 produk UMKM yang masuk ke jaringan Indomaret Pontianak, dengan total omzet pada 2025 mencapai lebih dari Rp9 miliar atau rata-rata sekitar Rp750 juta per bulan,” jelasnya.

Pasokan Air Baku Brond Poring Terhenti, Perumdam Tirta Melawi Berlakukan Distribusi Bergilir

Ia menambahkan, jaringan Indomaret di Kalimantan Barat mencakup sekitar 500 gerai, dengan 100 di antaranya berada di Kota Pontianak. Cabang Pontianak sendiri menjadi pusat distribusi bagi 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Mewakili Wali Kota Pontianak, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan M. Yamin menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia mengimbau para pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang ini secara optimal.

“Kami berharap UMKM Kota Pontianak mampu naik kelas, berdaya saing tinggi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya saat membuka kegiatan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan produk-produk lokal tidak hanya berkembang di pasar daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional melalui jaringan ritel modern.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu peserta, Susy Yuwardaningsih, mendapatkan bantuan gerobak dari Indomaret melalui undian. Ia mengaku senang dan termotivasi setelah mengikuti pelatihan. “Saya biasanya berjualan makaroni dan kacang. Ke depan, saya berharap bisa berjualan di galeri Indomaret,” tuturnya.

Kasus Videotron Bermuatan Pornografi di Melawi Masuk Ranah Hukum, Khairul Atma Desak Polisi Segera Bertindak

Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong UMKM Pontianak agar semakin kompetitif dan mampu memperluas jaringan distribusi di pasar modern. (wan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement