Katalistiwa.online, Mempawah – Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (17/3/2026). Kondisi tersebut diduga dipicu kekhawatiran masyarakat setelah beredarnya pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terkait ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional.
Salah satu antrean panjang terpantau di SPBU 63.783.01 yang berada di Jalan jurusan Pontianak–Mempawah, Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular hingga keluar area SPBU.
Kendaraan yang hendak mengisi BBM terpaksa mengantre cukup lama di bawah terik matahari. Bahkan sebagian kendaraan terlihat memadati bahu jalan di sekitar lokasi SPBU, sehingga memperlambat arus lalu lintas di jalur tersebut.
Kondisi ini dipicu kekhawatiran masyarakat setelah beredarnya informasi mengenai pernyataan Menteri ESDM yang menyebutkan stok BBM nasional diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar 20 hari apabila terjadi dampak lanjutan dari konflik antara Iran dan Israel.
Sumi Rukmini (40), warga Desa Sungai Bakau, mengaku ikut mengantre untuk mendapatkan BBM bagi kendaraannya. Ia mengatakan antrean kendaraan sudah terlihat memanjang
“Antreannya panjang sekali, sampai keluar dari area SPBU. Banyak warga yang rela menunggu lama demi mendapatkan BBM,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurut Sumi, situasi tersebut membuat masyarakat khawatir, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri yang biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.
“Kami berharap pemerintah bisa segera mengatasi masalah ini. Kasihan warga harus berpanas-panasan mengantre untuk mendapatkan BBM, apalagi sebentar lagi mendekati Lebaran,” katanya.
Ia juga berharap antrean panjang seperti ini tidak berlangsung lama dan pasokan BBM di wilayah Mempawah tetap aman. Sejumlah pengendara lainnya juga menyampaikan kekhawatiran serupa. Mereka berharap distribusi BBM tetap berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan di daerah.
Hingga berita ini ditulis, aktivitas pengisian BBM di SPBU tersebut masih berlangsung dengan antrean kendaraan yang cukup panjang. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan kepastian mengenai ketersediaan stok BBM agar masyarakat tidak dilanda kepanikan. Pemerintah sebelumnya menyampaikan bahwa pasokan energi nasional terus dipantau guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika situasi global. (Wan)










Comment